Selama ini orang hanya menganggap arsip adalah sebuah kumpulan kertas yang bersifat dinamis dan statis, jika masih bernilai guna akan disimpan sebagai arsip statis, padahal selain kertas ada naskah dokumentasi yang berupa: data, foto, video, rekaman suara atau pun informasi yang merupakan arsip yang memiliki nilai tinggi untuk kelangsungan sebuah organisasi, sebuah lembaga, komunitas maupun sebuah negara.

Mendengar istilah atau kata “arsip” kita pasti tidak asing lagi. Dalam kehidupan sehari hari, kita sering berhubungan dengan kertas, yang terkait dengan bukti pembayaran, dokumen kepemilikan, surat perjanjian dan sebagainya, yang kemudian semua itu kita simpan. Kira-kira seperti itulah masyarakat awam memberikan gambaran tentang arsip.

Di Era Digital seperti saat ini, ISTRIE sebagai suatu komunitas foto sudah barang tentu memiliki arsip yang bisa menjadi bahan pembelajaran untuk tiap anggota atau membernya dimasa yang akan datang.

Lebih dari 200 foto yang berhasil dikumpulkan oleh tim kurasi, yaitu @shutdagizm (Akbar Makarti), @henrybric (Henry Poerborianto) dan @prassprasetio (prassprasetio) sejak akhir Desember 2013 lalu, yang akhirnya menghasilkan 80an foto untuk diarsipkan menjadi sebuah buku digital.

THE ARCHIVE from the Two Thousand Thirteen Camera Rolls, sebuah buku digital perdana yang kami pergunakan sebagai media pengarsipan. Sesuai dengan tagline “SHOT, SHARE, AND INSPIRE” diharapkan buku digital ini menjadi lembar-lembar inspirasi untuk membuka tahun 2014, baik untuk membernya maupun “street mobile photography enthusiast” pada umumnya.

Besar harapan kami buku digital ini bisa menjadi bahan acuan para member lain untuk mulai meng-arsip-kan karya-karya foto yang diambil dengan mobile phone mereka menjadi sebuah buku, baik itu dengan format digital ataupun cetak.

No Comments

Post A Comment