6 Langkah Memahami Street Photography Untuk Diri Sendiri

*Bentar cuy, interupsi, lo mau bikin definisi Street Photography? Bukannya udah banyak definisi di luar sana? Mau lo apa sih?*

Ssshh! *Jitak* yang ini dijamin beda, belum tentu lebih bagus dari yang lain, tapi yang jelas ini beda 🙂 Tapi sebetulnya ini alasan saya untuk menulis topik ini:

Definisi itu sebenernya “pemahaman”
Semakin kita pahami, semakin kita tau apa yang sedang kita lakukan, dan apa yang kita lakukan itu bisa dipertanggungjawabkan dengan pemahaman. Melakukan sesuatu yang kita sendiri tidak paham itu cuma buang-buang waktu. Seberapa dalam pemahaman kita soal Street Photography akan selalu berbanding lurus dengan hasil foto kita. Pemahamannya bagus, hasilnya pasti bagus.

(Banyak orang bilang) Street Photography itu cukup susah didefinisikan
Katanya sih tipis batasnya sama jurnalistik dan dokumenter. Tapi, katanya banyak definisi Street Photography di luar sana, tapi kok masih bilang susah didefinisikan? Faktanya, definisi Street Photography di luar sana tidak terlalu bisa menjawab dan mungkin buat beberapa orang terlalu teoritis dan mengawang-ngawang, tidak aplikatif! Mendefinisikan sendiri apa itu Street Photography dengan cara ala kita sendiri dan menggunakan istilah atau bahasa yang kita pahami adalah cara yang paling tepat.

Every master start from imitating the older masters
Menciptakan “gaya” Street Photography yang spesifik itu bukan hal yang mudah. Selain tentunya pemahaman kita harus dalam, juga jam terbang dan seberapa tekun kita bereksplorasi. Adaptasi adalah kata kuncinya, setidaknya untuk diawal sampai kita bisa menemukan “gaya” kita sendiri.

*Terus gue harus ngapain? apa gue harus bilang WOW gitu?*

Oke, setelah saya memaparkan alasan saya menulis diatas, maka sekarang saatnya kita membuat definisi kita sendiri tentang Street Photography.Langkah-langkah ini pernah saya lakukan sebelumnya pun bisa diikuti untuk membuat definisi Street Photography menurut kita sendiri.

1. Kumpulkan dan baca dulu definisi Street Photography yg sudah ada. Catat yang dianggap penting, lalu lupakan yang tidak penting menurut kita. Sedikit sumber yang bisa dilihat antara lain:

 

                 

 

2. Sambil membaca definisi yang kita temukan, sekarang cari 3-5 foto bergenre street photography yang menurut Anda keren, briliantawesomegreat. Fotonya harus yang (menurut Anda) sekelas masterpiece. Langkah paling mudah, cari buku atau literatur yang disepakati umum sebagai buku Street Photography, pilih 3-5 foto dari situ.

 

© Nick Turpin (Juxtaposition, pola gesture, Decisive Moment)

 

© Henri Cartier-Bresson (Moment, Decisive Moment, Oddness, Surealis)

 

© Siegfried Hansen(Juxtaposition, Decisive Moment, intersting non-human object)

 

© Jesse Marlow(Oddness, curiosity, pola gesture)

 

 

3. Tulis garis besar kenapa anda menyukai foto-foto tersebut. Kita kesampingkan dulu kesukaan di wilayah teknis fotografi seperti komposisi, cahaya, angle. Lihat lebih ke konsep dan feel-nya. Pakai bahasa yang Anda biasa dan mengerti saja.

Kalau saya seperti ini:
– Absurd dan unik banget fotonya, saya suka yang aneh-aneh gitu.
– Peka ngegabungin beberapa objek jadi objek yang baru dan itu keren banget.
– Gabung-gabungin objek yang sama jadi ada polanya itu keren banget.
– Fotonya bikin orang nge-respon “Dapet aja lo cuy!”, nah foto saya juga pengen direspon kayak gitu.
– Gak harus ada manusia, gak harus ada muka dan ekspresi tapi tetep menarik.

 

4. Tulis lebih detail poin yang membuat anda tertarik dan menyukai dari setiap tiap foto yang anda pilih. Dengan mencantumkan keywordnya saja mungkin lebih mudah bagi anda. Kita kesampingkan dulu kesukaan di wilayah teknis fotografi seperti komposisi, cahaya, angle. Lihat lebih ke konsep yang lebih dalam: moment, juxtapose, oddness, unique comparison, dll.
5. Di titik ini Anda sudah mempunyai definisi Street Photography versi Anda sendiri. Bagusnya, karena definisi ini berdasarkan apa yang Anda suka dan Anda sendiri yang buat.

Kalau saya:
di titik ini saya tahu persis apa Street Photograhy versi saya: absurd/oddness, surealis, juxtapose, decisive moment.

6. Sekarang saatnya turun ke jalan dengan kamera Anda. Coba observasi dan temukan poin-poin yang sudah ditulis sebelumnya.

Nah next step-nya, Anda bisa bermain-main dengan kata-kata yang Anda buat sendiri di atas. Coba explorasi dengan mengkombinasikan dua atau tiga hal dan sebisa mungkin direkam dalam satu frame foto. Susah? Terus coba! Sekali berhasil rasanya akan puas sekali dan saya ingatkan, sekalinya berhasil, akan sangat adiktif!

 

 

Selamat nyetrit!

No Comments

Post A Comment